Tema 1: Ruang Lingkup Perpajakan dan Administrasi Perpajakan
1. Berikut ini yang merupakan definisi pajak menurut Undang-Undang No. 28 Tahun 2007 (KUP) adalah....
A. Iuran wajib yang dapat dipaksakan, namun tidak ada balas jasa langsung, untuk membiayai pengeluaran negara.
B. Sanksi ekonomi yang dikenakan kepada wajib pajak yang melanggar aturan.
C. Dana sukarela dari masyarakat untuk pembangunan nasional.
D. Harga yang dibayar masyarakat atas jasa pelayanan publik yang diterima.
Kunci Jawaban: A
2. Asas pemungutan pajak yang menyatakan bahwa pengenaan pajak harus sesuai dengan kemampuan membayar wajib pajak disebut asas....
A. Equality
B. Certainty
C. Convenience of payment
D. Ability to pay
Kunci Jawaban: D
3. Sistem pemungutan pajak yang memberikan wewenang kepada wajib pajak untuk menghitung, menyetor, dan melaporkan sendiri kewajiban perpajakannya adalah sistem....
A. Official Assessment
B. Withholding System
C. Self Assessment
D. Semi Official Assessment
Kunci Jawaban: C
4. Dalam administrasi perpajakan, fungsi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) adalah....
A. Sebagai Surat Ketetapan Pajak yang sudah lunas
B. Sebagai identitas wajib pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan
C. Sebagai pengganti bukti setor pajak
D. Sebagai jaminan untuk mengajukan keberatan
Kunci Jawaban: B
5. Berikut ini yang tidak termasuk dalam asas pemungutan pajak menurut Adam Smith (Asas Smith) adalah....
A. Asas kepastian (Certainty)
B. Asas kesamaan (Equality)
C. Asas efisiensi (Efficiency)
D. Asas manfaat (Benefits Received)
Kunci Jawaban: D
Tema 2: Ketentuan Umum Perpajakan (KUP)
1. Batas waktu penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi adalah....
A. 20 Maret setelah tahun pajak berakhir
B. 31 Maret setelah tahun pajak berakhir
C. 30 April setelah tahun pajak berakhir
D. 31 Juli setelah tahun pajak berakhir
Kunci Jawaban: B
2. Sanksi administrasi berupa bunga sebesar 2% per bulan atas pajak yang tidak atau kurang dibayar, diatur dalam Pasal....
A. Pasal 13 ayat (2) KUP
B. Pasal 14 ayat (3) KUP
C. Pasal 19 ayat (1) KUP
D. Pasal 9 ayat (2a) KUP
Kunci Jawaban: C
3. Wajib Pajak yang menerima Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dapat mengajukan keberatan dalam jangka waktu....
A. 1 bulan sejak tanggal diterbitkan SKPKB
B. 3 bulan sejak tanggal diterbitkan SKPKB
C. 3 bulan sejak tanggal diterima SKPKB
D. 6 bulan sejak tanggal diterima SKPKB
Kunci Jawaban: C
4. Pemeriksaan bukti permulaan dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pajak jika terdapat indikasi tindak pidana di bidang perpajakan. Indikasi tersebut minimal kerugian negara sebesar....
A. Rp 5.000.000,00
B. Rp 50.000.000,00
C. Rp 100.000.000,00
D. Rp 1.000.000.000,00
Kunci Jawaban: D (sesuai Pasal 1A ayat (1) UU KUP)
5. Surat Tagihan Pajak (STP) tidak diterbitkan untuk....
A. Pajak yang tidak atau kurang dibayar karena salah hitung
B. Sanksi administrasi berupa denda pelaporan SPT
C. Pajak yang berdasarkan hasil pemeriksaan masih kurang bayar
D. Pajak berdasarkan Surat Pemberitahuan yang tidak sesuai
Kunci Jawaban: C (karena kurang bayar hasil pemeriksaan diterbitkan SKPKB)
Tema 3: Pajak Pusat dan Pajak Daerah
1. Berikut ini yang termasuk dalam pajak pusat adalah....
A. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perdesaan dan Perkotaan
B. Pajak Hotel
C. Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
D. Pajak Reklame
Kunci Jawaban: C
2. Pajak daerah yang bersifat wajib untuk kabupaten/kota, dengan tarif maksimal 10% yang dikenakan atas penyerahan jasa tertentu, adalah....
A. Pajak Air Tanah
B. Pajak Parkir
C. Pajak Restoran
D. Pajak Hiburan
Kunci Jawaban: C (Pajak Restoran, berdasarkan UU HKPD tarif maks 10%)
3. Objek Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang dikelola oleh pemerintah kabupaten/kota adalah....
A. Bumi dan bangunan di sektor kehutanan
B. Bumi dan bangunan di sektor perkebunan
C. Bumi dan bangunan di sektor pertambangan
D. Bumi dan bangunan di kawasan pedesaan dan perkotaan yang nilainya di bawah tertentu
Kunci Jawaban: D
4. Tarif efektif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terbaru berdasarkan UU HPP adalah....
A. 10%
B. 11%
C. 12%
D. 15%
Kunci Jawaban: B (untuk saat ini 11%, akan naik menjadi 12% paling lambat 1 Januari 2025)
5. Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) merupakan jenis pajak yang dipungut oleh....
A. Pemerintah pusat melalui Kantor Samsat
B. Pemerintah provinsi
C. Pemerintah kabupaten/kota
D. Kepolisian lalu lintas
Kunci Jawaban: B
Tema 4: Bea Materai
1. Berdasarkan UU No. 10 Tahun 2020, tarif Bea Materai untuk dokumen dengan nilai nominal di atas Rp5.000.000,00 sampai dengan Rp10.000.000,00 adalah....
A. Rp 6.000,00
B. Rp 10.000,00
C. Rp 12.000,00
D. Tidak dikenakan Bea Materai
Kunci Jawaban: B (sesuai Pasal 7 ayat (1))
2. Yang termasuk dalam dokumen yang dikenakan Bea Materai adalah....
A. Semua jenis surat perjanjian tanpa melihat nilai
B. Surat berharga seperti cek dan bilyet giro dengan nominal berapa pun
C. Ijazah pendidikan terakhir
D. Nota kontan dari super market
Kunci Jawaban: B (cek dan bilyet giro dengan nominal berapa pun dikenai Bea Materai Rp10.000)
3. Pemeteraian kemudian (terlambat) dokumen Bea Materai dilakukan oleh Pejabat Pos. Besar denda yang dikenakan adalah....
A. 100% dari Bea Materai yang terutang
B. 200% dari Bea Materai yang terutang
C. Rp 100.000,00 tetap
D. 50% dari Bea Materai yang terutang
Kunci Jawaban: B (Pasal 12 ayat (2) UU Bea Materai)
4. Salah satu dokumen yang dibebaskan dari pengenaan Bea Materai adalah....
A. Kwitansi pembayaran listrik di atas Rp1.000.000
B. Surat perjanjian kredit di atas Rp5.000.000
C. Bilyet giro dengan nilai Rp15.000.000
D. Surat lamaran pekerjaan
Kunci Jawaban: D (surat lamaran pekerjaan tidak termasuk objek Bea Materai)
5. Ciri khusus Bea Materai dalam bentuk digital (e-meterai) adalah....
A. Memiliki gambar burung garuda yang bergerak
B. Berwarna merah dan memiliki kode unik 16 digit
C. Berbentuk seperti perangko biasa
D. Dilekatkan dengan cara ditandatangani
Kunci Jawaban: B (e-meterai memiliki kode unik dan QR code)
Tema 5: Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan BPHTB
1. Dasar pengenaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) adalah....
A. Nilai Jual Objek Pajak (NJOP)
B. Nilai Jual Kena Pajak (NJKP)
C. Nilai Perolehan Objek Pajak (NPOP)
D. Nilai Bangunan Tidak Kena Pajak (NBTKP)
Kunci Jawaban: A (NJOP ditetapkan per wilayah)
2. Tarif Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sektor perdesaan dan perkotaan yang dikelola pemerintah pusat (sebelum dialihkan ke daerah) adalah....
A. 0,1% – 0,3% dari NJKP
B. 0,5% dari NJKP
C. 5% dari NJKP
D. 20% dari NJKO
Kunci Jawaban: A (Sektor P3 sebelum UU HKPD menggunakan tarif 0,1%-0,3%)
3. Nilai Jual Kena Pajak (NJKP) untuk objek PBB dengan NJOP di bawah Rp 1 Miliar adalah....
A. 20% dari NJOP
B. 30% dari NJOP
C. 40% dari NJOP
D. 50% dari NJOP
Kunci Jawaban: C (NJKP 40% untuk NJOP < 1 M, 50% untuk NJOP >= 1 M)
4. Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dikenakan atas perolehan hak. Yang dimaksud dengan "perolehan hak" adalah....
A. Membangun bangunan baru di atas tanah sendiri
B. Membayar pajak bumi setiap tahun
C. Menerima warisan, hibah, atau jual beli tanah/bangunan
D. Menyewa tanah atau bangunan untuk usaha
Kunci Jawaban: C
5. Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NPOPTKP) untuk BPHTB waris secara nasional (minimal) adalah....
A. Rp 60.000.000,00
B. Rp 200.000.000,00
C. Rp 300.000.000,00
D. Rp 500.000.000,00
Kunci Jawaban: C (NPOPTKP waris minimal Rp300 juta, bisa lebih besar sesuai Perda)
Tema 6: Pajak Penghasilan Pasal 4 ayat 2 (PPh Final)
1. Penghasilan yang dikenai PPh Final Pasal 4 ayat (2) adalah penghasilan yang bersifat....
A. Teratur dan bersumber dari luar negeri
B. Tidak teratur dan dapat dikompensasikan kerugian
C. Tertentu dan telah ditentukan tarifnya bersifat final
D. Bersifat progresif sesuai lapisan penghasilan
Kunci Jawaban: C
2. Tarif PPh Final atas jasa konstruksi untuk pelaksanaan konstruksi oleh penyedia jasa yang memiliki kualifikasi usaha kecil adalah....
A. 1,75%
B. 2,0%
C. 2,65%
D. 4,0%
Kunci Jawaban: A (sesuai PP 9/2022 jo PP 55/2022, tarif 1,75% untuk usaha kecil)
3. Penghasilan dari usaha jasa maklon (subkontrak) di bidang pakaian jadi yang memenuhi kriteria tertentu dikenakan PPh Final Pasal 4 ayat (2) dengan tarif....
A. 0,5% dari omzet
B. 1% dari omzet
C. 2% dari omzet
D. 3% dari omzet
Kunci Jawaban: A (PP 23/2018 untuk UMKM, termasuk jasa maklon jika omzet di bawah Rp4,8M)
4. Bunga deposito, tabungan, dan diskonto Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dikenakan PPh Final Pasal 4 ayat (2) dengan tarif untuk deposito nominal di atas Rp7.500.000 adalah....
A. 10%
B. 15%
C. 20%
D. 25%
Kunci Jawaban: C (tarif 20% untuk bunga deposito > Rp7,5 juta)
5. Penghasilan dari transaksi penjualan saham di bursa efek (pasar modal) dikenakan PPh Final Pasal 4 ayat (2) dengan tarif....
A. 0,01% dari nilai transaksi (tambah 0,1% untuk pendiri)
B. 0,1% dari nilai transaksi
C. 0,5% dari nilai transaksi
D. 1% dari nilai transaksi
Kunci Jawaban: A (tarif 0,1% untuk penjual saham biasa, dan 0,1% tambahan khusus pendiri)