Rabu, 13 Mei 2026

PERHITUNGAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN

 

Soal Essay Perhitungan PBB

Soal 1
Tn. Andi memiliki sebidang tanah seluas 500 m² dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) Rp1.500.000 per m². Di atas tanah tersebut berdiri bangunan seluas 300 m² dengan NJOP bangunan Rp1.000.000 per m². NJOP Taman Mewah (Taman) 50 m² dengan NJOP Rp500.000 per m². NJOP Tidak Kena Pajak (NJOPTKP) ditetapkan Rp12.000.000. Hitunglah PBB terutang Tn. Andi! (Tarif PBB: 0,1% untuk NJOP ≤ Rp1 Miliar, tetapi karena NJOP > Rp1 M, gunakan tarif progresif 0,2%? — *Catatan: berdasarkan UU PBB, tarif efektif = 0,1% - 0,3% dari NJKP. Untuk latihan, gunakan tarif 0,2% dari NJKP, dengan NJKP = 40% dari NJOP karena NJOP < Rp1 M? Periksa dulu total NJOP.*)

Jawaban Soal 1 (Langkah Perhitungan):

  1. Hitung NJOP Bumi = 500 m² × Rp1.500.000 = Rp750.000.000

  2. Hitung NJOP Bangunan = 300 m² × Rp1.000.000 = Rp300.000.000

  3. Hitung NJOP Taman = 50 m² × Rp500.000 = Rp25.000.000

  4. Total NJOP Bumi + Bangunan + Taman = Rp750.000.000 + Rp300.000.000 + Rp25.000.000 = Rp1.075.000.000

  5. NJOPTKP (misal Rp12.000.000) → NJOP Kena Pajak = Rp1.075.000.000 – Rp12.000.000 = Rp1.063.000.000

  6. Karena NJOP > Rp1 Miliar, maka NJKP = 40% × NJOP? Sesuai aturan: NJOP < 1 M → NJKP 40%, NJOP ≥ 1 M → NJKP 50%. Jadi NJKP = 50% × Rp1.063.000.000 = Rp531.500.000

  7. Tarif PBB misal 0,2% (berdasarkan Perda setempat, bisa 0,1%–0,3%). Maka PBB terutang = 0,2% × Rp531.500.000 = Rp1.063.000


Soal 2
Sebuah perusahaan memiliki lahan pabrik seluas 2.000 m² dengan NJOP tanah Rp200.000 per m². Bangunan pabrik seluas 1.200 m² dengan NJOP Rp500.000 per m². Selain itu terdapat bangunan kantin seluas 100 m² (NJOP Rp600.000/m²) dan pagar mewah sepanjang 200 m dengan tinggi 2 m, nilai pagar Rp300.000 per m². NJOPTKP Rp15.000.000. Hitung PBB terutang (tarif PBB 0,2%).

Jawaban Soal 2:

  1. NJOP Bumi = 2.000 × 200.000 = Rp400.000.000

  2. NJOP Bangunan Pabrik = 1.200 × 500.000 = Rp600.000.000

  3. NJOP Kantin = 100 × 600.000 = Rp60.000.000

  4. NJOP Pagar = (200 m × 2 m) × 300.000 = 400 m² × 300.000 = Rp120.000.000

  5. Total NJOP = 400.000.000 + 600.000.000 + 60.000.000 + 120.000.000 = Rp1.180.000.000

  6. NJOP Kena Pajak = Rp1.180.000.000 – Rp15.000.000 = Rp1.165.000.000

  7. Karena ≥ Rp1 M, NJKP = 50% × Rp1.165.000.000 = Rp582.500.000

  8. PBB = 0,2% × Rp582.500.000 = Rp1.165.000


Soal 3
Pak Budi memiliki rumah dengan luas tanah 90 m² (NJOP tanah Rp4.000.000/m²) dan bangunan 60 m² (NJOP bangunan Rp3.000.000/m²). NJOPTKP Rp12.000.000. Hitung PBB jika tarif PBB yang berlaku di daerah tersebut 0,1% (karena NJOP total kurang dari Rp1 M).

Jawaban Soal 3:

  1. NJOP Bumi = 90 × 4.000.000 = Rp360.000.000

  2. NJOP Bangunan = 60 × 3.000.000 = Rp180.000.000

  3. Total NJOP = Rp540.000.000

  4. NJOP Kena Pajak = Rp540.000.000 – Rp12.000.000 = Rp528.000.000

  5. NJKP = 40% × Rp528.000.000 = Rp211.200.000 (karena NJOP < Rp1 M)

  6. PBB = 0,1% × Rp211.200.000 = Rp211.200


Soal 4 (Variasi NJOPTKP berbeda)
Tuan Candra memiliki objek PBB berupa:

  • Tanah seluas 300 m², NJOP Rp800.000/m²

  • Bangunan rumah tinggal 150 m², NJOP Rp1.200.000/m²

  • Kolam renang 30 m², NJOP Rp600.000/m²
    NJOPTKP daerah tersebut Rp10.000.000. Hitung PBB dengan tarif 0,2%.

Jawaban Soal 4:

  1. NJOP Tanah = 300 × 800.000 = Rp240.000.000

  2. NJOP Rumah = 150 × 1.200.000 = Rp180.000.000

  3. NJOP Kolam = 30 × 600.000 = Rp18.000.000

  4. Total NJOP = Rp240.000.000 + Rp180.000.000 + Rp18.000.000 = Rp438.000.000

  5. NJOP Kena Pajak = Rp438.000.000 – Rp10.000.000 = Rp428.000.000

  6. NJKP = 40% × Rp428.000.000 = Rp171.200.000

  7. PBB = 0,2% × Rp171.200.000 = Rp342.400


Soal 5 (PBB Perkebunan – untuk pengetahuan tambahan)
PT Maju Jaya memiliki kebun sawit seluas 100 hektar di suatu kabupaten. NJOP bumi perkebunan ditetapkan Rp15.000.000 per hektar. Tidak ada bangunan yang dikenakan PBB (hanya bumi). NJOPTKP untuk perkebunan Rp15.000.000. Tarif PBB sektor perkebunan 0,1% dengan NJKP 40%. Hitung PBB terutang.

Jawaban Soal 5:

  1. NJOP Bumi = 100 ha × Rp15.000.000 = Rp1.500.000.000

  2. NJOP Kena Pajak = Rp1.500.000.000 – Rp15.000.000 = Rp1.485.000.000

  3. NJKP = 40% × Rp1.485.000.000 = Rp594.000.000

  4. PBB = 0,1% × Rp594.000.000 = Rp594.000

Tidak ada komentar:

Posting Komentar